Hidup hanya sekali, jangan menua tanpa karya dan inspirasi

Sabtu, 15 Agustus 2015

Membangun Kampus Berbasis Konsep Integrated Twin Towers Transformasi Menuju Research College dan Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional

Membangun Kampus Berbasis Konsep Integrated Twin Towers Transformasi Menuju Research College dan Perguruan Tinggi Bertaraf Internasional
UIN Surabaya
               Kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya kini telah berganti nama menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya. Dengan perubahan nama ini, para mahasiswa, dosen beserta para karyawan yang ada di kampus ini juga mengharapkan bahwa kampus UINSA ini menjadi perguruan tinggi yang mampu bersaing di taraf internasional.

            Sebagai mana yang telah kita ketahui, banyak diantara lulusan UINSA terdahulu menjadi orang besar pada saat ini. Di antara mereka ada yang menjadi dosen-dosen yang mengajar di Universitas-Universitas ternama yang ada di Indonesia, seperti UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Negeri Malang, UIN Sunan Gunung Djati, dan lain-lain. Dan ada pula yang telah berkeliling ke mancanegara untuk memperkenalkan karya tulisnya dan diterima sebagai karya tulis yang paling fenomenal, sebagaimana yang telah dilakukan oleh guru besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA, yaitu Prof. Dr. Moh. Ali Aziz M,Ag dengan karyanya “60 menit Terapi Shalat Bahagia”. Hal ini membuktikan bahwasahnya lulusan UINSA telah tersebar di berbagai universitas lainnya bahkan dikenal hingga mancanegara. Dan merekapun mampu menjadikan kampus tempat dimana mereka mengajar menjadi berkualitas. Jika kita memperhatikan dari realita yang ada, bukanlah menjadi hal yang mustahil bahwa UINSA mampu bersaing di antara kampus-kampus berkualitas lainnya. Tetapi, ironisnya banyak para mahasiswa pada periode-periode terkini yang menjadikan kampus UINSA ini menjadi kampus pilihan cadangan jika mereka tidak lolos menjadi mahasiswa kampus favoritnya.  Mungkin mereka melihat dari sisi fasilitas yang ada di kampus UINSA ini yang kurang memadai, atau mungkin karena insiden yang terjadi di gedung rektorat pada tahun 2013 lalu.
            Setelah berganti nama menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya, bertambahlah fakultas-fakultas yang ada didalamnya. Yang sebelumnya hanya terdapat 5 fakultas, sekarang bertambah 4 fakultas yang di tempatkan di sebelah utara kampus, yaitu Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
            Dalam masalah peningkatan kualitas pembelajaran, kampus UINSA ini memiliki konsep dengan berbasis Integrated Twin Towers, model pembelajaran dengan konsep Integrated Twin Towers ini seperti yang dikemukakan oleh Akh. Muzakki, Ketua Tim Konversi UINSA, dalam blog UINSA Surabaya yaitu semangat integrasi keilmuan yang diwujudkan dengan mengembangkan desain akademik ilmu-ilmu keislaman, sosial humaniora, serta sains dan teknologi yang berbasis pada karakter pada karakter dan kultur-kultur keislaman yang berakar pada kekhasan nasional indonesia.
            Lagu Hymne UINSA sebagai lagu yang menandai era baru pengembangan keilmuan yang menjadi konteks dari pengembangan kelembagaan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi UIN. Muatan integrasi keilmuan yang diusung dalam lagu Hymne UINSA merupakan nilai yang juga diamanatkan oleh, dan menjadi pertimbangan lahirnya. Pesan partikularnya, perubahan kelembagaan IAIN menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya di antaranya dilatarbelakangi oleh kepentingan integrasi keilmuan. Untuk kepentingan spesifik pengembangan integrasi keilmuan itu, kelembagaan IAIN Sunan Ampel Surabaya di kembangkan menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya. Sebagai konsekuensi akademik dari perubahan kelembagaan yang dimaksud, berbagai disiplin keilmuan memungkinkan untuk dibuka dan diselenggarakan didalamnya. Disiplin keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman dilegalisasi untuk diselenggarakan bersama ilmu-ilmu keislaman itu sendiri. Oleh karena itu, dalam perspektif struktur organisasi dan tata kelola, sejumlah program studi dan fakultas baru yang berbasis keilmuan selain ilmu-ilmu keislaman dibuka. Prodi-prodi dan fakultas-fakultas tersebut mendampingi prodi-prodi dan fakultas-fakultas berbasis ilmu keislaman yang ada.
            Dalam transformasi dari IAIN menjadi UIN, kampus UINSA ini memiliki misi transformasi menuju research college, sebagaimana yang terdapat dalam misi UINSA nomor 2 yang berbunyi : “Mengembangkan riset-riset ilmu-ilmu keislaman multidisipliner serta sains dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.” Dalam prosesnya menuju kampus dengan status perguruan tinggi bertaraf internasional, UINSA melakukan pengembangan terhadap riset-riset keilmuan-keilmuan yang ada di dalam kampus. Karena kampus ini telah berubah nama dari IAIN menjadi UIN, maka riset keilmuan yang dikembangkan tidak hanya disiplin ilmu-ilmu keislaman, melainkan ilmu-ilmu keislaman dengan disiplin-disiplin ilmu baru lainnya yang di kembangkan setelah perubahannya menjadi UIN Sunan Ampel, dengan tidak meninggalkan nilai-nilai keislaman dalam pengembangan riset terhadap disiplin-disiplin ilmu baru tersebut. Dan pengembangan ilmu sains dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terkini.
            Ketika menjalankan misinya, kampus UINSA memiliki tujuan jangka panjang yang terdapat dalam visi UINSA yang berbunyi : “Menjadi Universitas islam yang unggul dan kompetitif bertaraf internasional.” Inilah yang menjadi tujuan jangka panjang kampus UINSA, yaitu sebagai universitas islam yang unggul di antara universitas-universitas lainnya. Dalam prosesnya menuju hal yang dimaksudkan dalam visi, kampus UINSA memiliki beberapa misi agar tercapainya tujuan jangka panjang tersebut, diantaranya yaitu melakukan banyak pengembangan-pengembangan dalam riset-riset keilmuan islam dan disiplin ilmu lainnya dan berusaha bersaing dengan kampus-kampus lainnya. sehingga kampus UINSA mampu berkompetitif dalam kancah nasional maupun internasional.
            Kesimpulannya, kampus UINSA memiliki rencana-rencana yang sangat brilliant untuk mewujudkan kampus yang mampu berkompetitif dalam kancah nasional maupun internasional. Dan hal tersebut tidak hanya dalam perencanaan saja, tetapi harus direalisasikan dengan tindakan-tindakan yang terprogram, agar pada jangka waktu yang panjang nanti, impian tersebut dapat terwujud, yaitu menjadi universitas islam yang ungggul dan kompetitif bertaraf internasional.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blogger templates

Khairul V-Kry. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Pages

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support